Performance Management

SKALA KONTRIBUSI KARYAWAN
LEVEL 1 • EXCEPTIONAL

Exceptional Contribution

"Consistently exceeds expectations..."
Melampaui target, role model, patuh penuh pada safety & quality. Risiko operasional sangat rendah.
LEVEL 2 • STRONG

Strong Contribution

"Consistently meets performance expectations..."
Target tercapai stabil, sesuai SOP, disiplin baik. Risiko operasional rendah.
LEVEL 3 • VARIED

Varied Contribution

"Delivers varied results..."
Hasil beragam, butuh pengawasan untuk konsistensi. Risiko menengah jika tidak diperbaiki.
LEVEL 4 • CRITICAL

Critical / Problematic

"Fails to meet performance requirements..."
Tidak memenuhi standar, berisiko operasional. Perlu pembinaan intensif.
Evaluation Records 2026
Total Employees: Memuat...
No. Nama Lengkap ↕ NILAI TEKNIS
(50%)
NILAI RO
(30%)
DISIPLIN
(20%)
TOTAL
(Skor Akhir)
CATEGORY PREDICTION DEVIASI
Memuat data dari spreadsheet...

System Guide

Apakah ini mutlak menentukan kesempatan masuk setiap minggunya?
Tidak mutlak. Nilai ini menjadi acuan utama, namun keputusan RO juga mempertimbangkan:
• Keadilan jatah masuk (giliran merata)
• Kebutuhan operasional harian
• Kondisi kesehatan/ketersediaan karyawan
Contoh: Karyawan dengan nilai VARIED bisa masuk duluan jika yang nilainya STRONG sudah 2 minggu berturut-turut masuk.
Keputusan akhir tetap berada di tangan RO berdasarkan penilaian kondisi terkini.
Bagaimana kategori ditentukan?
Berdasarkan total akhir setelah bobot & deviasi:
1.00 – 1.49 = Exceptional Contribution**
1.50 – 1.99 = Strong Contribution**
2.00 – 2.49 = Varied Contribution**
2.50 – 3.00+ = Critical / Problematic**
Apa arti deviasi positif?
Deviasi adalah penambahan nilai negatif** pada total akhir.
Contoh: Jika total sebelum deviasi = 1.8, dan ada SP1 (+0.1), maka total akhir = 1.9.
Skala:
• Teguran lisan / Coaching → +0.1
• SP1 → +0.3
• SP2 → +0.5
• SP3 → +0.8
• Menolak alokasi / Salah coding / Lalai berat → +0.5 s.d. +1.0
Mengapa bobotnya 50%–30%–20%?
Bobot ini mengikuti pedoman resmi PT Shelter Indonesia Gemilang:
50% Nilai Teknis**: Mengukur hasil kerja inti (kualitas, produktivitas, keakuratan).
30% Nilai RO**: Mengukur perilaku kerja (kerjasama, inisiatif, kesiapan belajar).
20% Kedisiplinan**: Mengukur kehadiran, ketepatan waktu, dan kesiapan saat bekerja.
Penekanan pada teknis karena dampak langsung terhadap kualitas produk dan efisiensi lini.